BERITA
WWW.IPTEK.NET.ID: NEBENG.COM , SUMBANGSIH POSITIF MENYIASATI KEMACETAN JAKARTA

  Share


Nebeng.com : Sumbangsih positif menyiasati kemacetan Jakarta.; Jum'at, 28-09-2007

Jakarta 22 Sep 2007 pukul 06:00 s/d 18:00 WIB ketika “Jakarta Car Free Day” tengah digelar; yakni larangan melintas terbatas bagi kendaraan pribadi penduduk Jakarta melewati jalan utama poros U-S : Jend. Sudirman - MH Thamrin guna melakukan pengukuran kondisi polusi udara di kawasan bisnis pusat kota sekaligus memperingati sehari tanpa kendaraan mobil, maka menjelang tengah hari sebagai dampak larangan ternyata menimbulkan kemacetan parah antrian mobil pribadi dan sepeda motor di seputar kawasan pusat bisnis Jakarta yang sehari-hari pun terkena aturan “3-in-1”. Pada saat itu untuk melintasi kawasan tersebut warga kota hanya diberi kesempatan untuk menggunakan angkutan busway Blok M - Kota yang khusus diberi izin dapat tetap berjalan melintasi jalan protokol Sudirman - Thamrin.
Kemacetan lalu lintas demikian parah dapat dipastikan akan menjadi menu sarapan pagi dan sore ketika warga kota Jakarta tengah melaksanakan aktivitas pulang-pergi bekerja dalam hitungan satu dekade kedepan ---atau malahan lebih awal lagi dari jangka waktu 10 tahun yad--- di ibukota yang saat ini pun telah termasuk dalam top list 10 kota dengan udara berpolusi terburuk sedunia.
Dengan kondisi terkini Jakarta setiap hari memiliki 17 juta perjalanan per hari dengan 6.3 juta kendaraan mobil dan 3 juta sepeda motor ditambah dengan 605.000 mobil yang datang menghampiri dari wilayah Bodetabek: Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi ---dengan angka pertambahan kendaraan mobil & sepeda motor kisaran rata-rata: 11% per tahun kajian Penelitian dan Pengembangan Wilayah dan Infrastruktur Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat | ITB--- maka amat beralasan apabila kalangan pengamat transportasi kota Jakarta memperkirakan pada tahun 2015 yad, ibaratnya setiap penduduk Jakarta yang baru saja nongol keluar rumah memulai perjalanan bermobil memasuki jalan lingkungan kawasan rumahnya pun tahu-tahu langsung terjebak dalam kemacetan kronis megalopolitan sang ibu kota RI.

Memang adalah benar adanya bahwa apabila berjalan sesuai rencana pada tahun 2010 di Jakarta akan beroperasi JMRT : Jakarta Mass Rapid Transport dengan 15 jalur layanan busway, 1 lintasan light monorail, dan 1 layanan kereta Mass Rapid Transport : MRT yang membentang arah Selatan ke Utara ( RS Fatmawati hingga Kota sejauh 19,1 km). Namun kapasitas angkut busway tidaklah dapat setara untuk dibandingkan terhadap angkutan massal yang sesungguhnya, yakni model kereta subway atau MRT yang berkapasitas angkut: 45.000 penumpang/jam/arah. Walhasil, keadaan “pa-mer pa-ha : pa-dat-mer-ayap pa-rah ha-bis” situasi lalu lintas baka
l merata adanya setiap hari terjadi hampir di seluruh penjuru kota. Prakiraan optimistik Pemprov DKI Jakarta mematok dengan pembangunan seluruh jalur transportasi massal seperti di atas akan terjadi pengurangan pemakaian kendaraan mobil pribadi : 30% mengingat dengan pengoperasian busway jalur perintis Blok M - Kota (2004) akan memberi dampak pengurangan sebesar : 14%. ( Kajian survey YLKI mengungkapkan angka prosentase berbeda cukup jauh yakni hanya : 10%).

Akan tetap banyak warga kota kawasan Jabodetabek yang berkantor di DKI Jakarta namun berlokasi kediaman diluar kawasan layanan operasi JMRT, seperti halnya Rudiyanto dan Sylvia pasangan suami istri penduduk daerah Lippo Karawaci, Tangerang yang sehari-hari bekerja di daerah Cakung dan dengan bermobil terbiasa melakukan perjalanan penglaju ulang-alik melewati jalan tol Merak - Jakarta menembus sekian jalur jalan yang sering kali macet. Hingga pada suatu hari ---yakni pas saat momen kenaikan harga BBM diberlakukan oleh Pemerintah pada tgl 28 September 2005--- lalu tergerak berinisiatif positif menyiasatinya. Berlatar belakang sama-sama sarjana berkeahlian ilmu sains komputer, maka Rudiyanto melahirkan munculnya situs : wvvw.nebeng.com : Suatu wadah media on-line guna mempertemukan bersama antara orang yang bekerja dengan berkendaraan mobil dengan orang-orang yang berniat menumpang bersama semobil dalam perjalanan p-p ke kantor.
Inisiatif para anggota nebeng.com setidaknya berwawasan 3 pandangan ideal;
1) Menghemat konsumsi BBM | 2) Mengurangi kemacetan | 3) Mengurangi polusi. |
Melalui nebeng.com setelah melaksanakan proses registrasi tanda keanggotaan, maka kontak komunikasi antara pemberi tebengan dengan penebeng biasanya kemudian dilaksanakan melalui Internet dan atau komunikasi telepon seluler.
Sambutan warga kota yang merespons keberadaan nebeng.com lewat media on-line Internet ternyata cukup membludak, khususnya dari kalangan kelas menengah para pekerja kantoran yang tinggal dalam wilayah kawasan penyangga Ibu Kota Jakarta : Bodetabek. Hingga saat ini dikabarkan ada 22.000 lebih anggota yang pernah tercatat sebagai anggota peserta nebeng.com. Dan bahkan sejak setahun belakangan luasan komunitas nebeng melewati batas kawasan Jabodetabek dengan mulai hadirnya anggota nebeng.com dari Bandung yang berinteraksi menyediakan layanan perjalanan Jakarta-Bandung p-p serta Terminal Dago Plaza sebagai simpul tempat berkumpul. Kondisi yang agaknya muncul berbarengan dengan proses “conurbation” Jakarta-Bandung dan mulai resmi beroperasinya jalan tol Cipularang sejak April 2005.

Sang penggagas pertama nebeng.com saat ini sudah terbebas dari rutinitas perjalanan bermobil dari Karawaci menuju Cakung berhubung kemudian melepaskan statusnya sebagai pekerja kantor di Jakarta dan memusatkan diri guna mengelola perkembangan web nebeng.com yang terus berkembang dengan mengesankan. Perkembangan positif tahun demi tahun nebeng.com terbukti selain dengan bertambah banyaknya keanggotaan maupun dengan liputan dalam beragam media, mulai dari terbitan surat kabar, majalah National Geographic (edisi Bhs.Indonesia), dan liputan stasiun televisi a.l: El-Shinta TV, Metro-TV, SCTV, Trans-TV, dll.
Layaknya web berbasis utama kehandalan dalam penyediaan pangkalan data daftar anggota nebeng.com, maka pengelola web telah menyediakan fitur yang lengkap; registrasi / pendaftaran anggota serta fasilitas pencarian : pemberi tebengan & penebeng. Disamping itu terdapat menu sampingan a.l ; berita, opini, forum anggota, iklan baris, dan milis komunitas-nebeng yang tersedia dalam situs tersendiri.
Inisiatif nebeng.com : sungguh suatu sumbangsih positif menyiasati kemacetan jalanan kota Jakarta.

Sumber: Ragam info web. / Rizal AK

Sumber: http://www.iptek.net.id/ind/index.php?mnu=1&ch=berita&id=584







      INDEX BERITA TERKINI
+ index 


      KUNJUNGAN MAHASISWA
+ index 


  TOP FOTO & VIDEO

INDONESIA INNOVATES
03.07.2013
NEBENG.com is recognised as an Indonesia Innovates Hero for their pioneering application of the Internet in the field of TRANSPORTATION
See more

Antara TV
31.08.2012
Mengurangi Kemacetan dengan Nebeng
See more


IKLAN BARIS   IKLAN BANNER   KONTAK KAMI   BANTUAN

© 2005 - 2018 NEBENG.com - All rights reserved
Created by CV MITRA UTAMA NIAGA